Keutamaan shalat berjamaah Bagi Seoranag Muslim


keutamaan shalat berjamaahApa saja Keutamaan shalat berjamaah Bagi Seoranag Muslim? Bagi Anda yang merasa seorang muslim tentu sudah tau bukan apa itu sholat berjamaah? Sholat berjamaah adalah sholat yang dilakukan secara bersama-sama dan minimal dilakukan oleh dua orang. Sholat berjama’ah dimasjid untuk sholat wajib 5 waktu sangat ditekankan bahkan ada yang mewajibkan bagi laki-laki tentunya. Kenapa demikian, hal ini karena sholat berjamaah memiliki banyak keutamaan, berikut penjelasannya.

Rasululloh Sholallohu’alaihi wa Salam sangat menekankan ummatnya untuk menghadiri shalat jamaah.
Abu Hurairah Radhiallohu’anhu meriwayatkan:

أَتَى النَّبِيَّ رَجُلٌ أَعْمَى فَقَالَ: ( يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ لَيْسَ لِي قَائِدٌ يَقُودُنِي إِلَى الْمَسْجِدِ ) فَسَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ أَنْ يُرَخِّصَ لَهُ فَيُصَلِّيَ فِي بَيْتِهِ فَرَخَّصَ لَهُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ: (( هَلْ تَسْمَعُ النِّدَاءَ بِالصَّلاَةِ )) قَالَ: ( نَعَمْ ) قَالَ: (( فَأَجِبْ ))

“Ada seorang buta datang kepada Nabi Sholallohu’alaihi wa Salam dan berkata: Ya Rasululloh, tiada seorang penuntun bagiku untuk ke masjid, maka izinkan aku shalat di rumah. Maka diizinkan oleh Rasululloh Sholallohu’alaihi wa Salam. Kemudian ketika orang itu telah bangun untuk berjalan pulang, dipanggil oleh Rasululloh Sholallohu’alaihi wa Salam dan ditanya: Apakah kau mendengar suara adzan untuk shalat? Jawabnya: Ya. Beliau bersabda, “Kalau begitu kau harus datang menyambutnya.” (HR. Muslim)

Abu Hurairah Radhiallohu’anhu juga berkata: Rasululloh Sholallohu’alaihi wa Salam bersabda:
(( وَالَّذِيْ نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِحَطَبٍ فَيُحْتَطَبَ ثُمَّ آمُرَ بِالصَّلاَةِ فَيُؤَذَّنَ لَهَا ثُمَّ آمُرَ رَجُلاً فَيَؤُمَّ النَّاسَ ثُمَّ أُخَالِفَ إِلَى رِجَالٍ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوْتَهُمْ ))
“Demi Alloh yang jiwaku ada di tangan-Nya, saya ingin menyuruh orang mengumpulkan kayu api, kemudian saya perintahkan muadzin beradzan, dan saya menyuruh orang menjadi imam pada orang-orang, kemudian saya pergi kepada orang-orang yang tidak datang shalat, saya bakar rumah-rumah mereka berikut mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)kaki rapat saat adalah keutamaan shalat berjamaah

Demikian besar keutamaan shalat berjamaah sehingga Rasululloh Sholallohu’alaihi wa Salam bersabda:
(( لَيْسَ صَلاَةٌ أَثْقَلَ عَلَى المُنَافِقِيْنَ مِنْ صَلاَةِ الْفَجْرِ وَالْعِشَاءِ، وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِيْهِمَا لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْواً ))
“Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafiq selain dari shalat Subuh dan Isya’. Padahal seandainya mereka mengetahui pahalanya, tentu mereka akan mendatanginya meskipun sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Keutamaan shalat berjamaah yang lainnya bahwa, Setiap langkah yang dilangkahkan ke masjid akan menghapuskan dosa dan menaikkan derajat seorang hamba sebagaimana Rasululloh Sholallohu’alaihi wa Salam bersabda:
(( صَلاَةُ الرَّجُلِ فِى جَمَاعَةٍ تَزِيْدُ عَنْ صَلاَتِهِ فِى بَيْتِهِ، وَصَلاَتِهِ فِى سُوْقِهِ بِضْعًا وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً، وَذَلِكَ أَنَّ أَحَدَهُمْ إِذَا تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوْءَ، لاَ يَنْهَزُهُ إِلاَّ الصَّلاَةُ. لاَ يُرِيْدُ إِلاَّ الصَّلاَةَ، لَمْ يَخْطُ خَطْوَةً إِلاَّ رُفِعَ لَهُ بِهَا دَرَجَةٌ وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيْئَةٌ حَتَّى يَدْخُلَ الْمَسْجِدَ، فَإِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ كَانَ فِى الصَّلاَةِ مَا كَانَتِ الصَّلاَةُ هِيَ تَحْبِسُهُ وَالْمَلاَئِكَةُ يُصَلُّوْنَ عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِى مَجْلِسِهِ الَّذِي صَلَّى فِيْهِ يَقُوْلُوْنَ: اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، اَللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ، مَا لَمْ يُؤْذِ فِيْهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ فِيْهِ ))
“Shalat seseorang dengan berjama’ah lebih utama dan lebih banyak pahalanya dengan dua puluhan (25 atau 27) derajat daripada shalat sendirian di rumah atau di pasar. Hal ini dikarenakan, apabila salah seorang di antara kalian berwudhu’ dengan sempurna, kemudian pergi ke masjid dan tidak ada niatan lainnya kecuali untuk shalat dan tidak melangkahkan kakinya kecuali karenanya (shalat), maka akan ditinggikan derajatnya dan akan dihapuskan kesalahannya hingga dia masuk masjid hanya untuk dan hanya karena shalat. Dan para malaikat akan bershalawat kepada salah seorang di antara kalian selama masih berada di tempat (shalat)nya seraya mereka berkata: Ya Alloh, sayangi dan ampunilah dia, asalkan dia tidak menyakiti orang lain dan tidak berhadats.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Demikian bersemangatnya para sahabat Nabi Sholallohu’alaihi wa Salam dalam melakukan shalat berjama’ah sehingga sahabat Ubay bin Ka’ab Radhiallohu’anhu pernah meriwayatkan:
(( كَانَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ لاَ أَعْلَمُ أَحَداً أَبْعَدَ مِنَ الْمَسْجِدِ مِنْهُ وَكَانَتْ لاَ تُخْطِئُهُ صَلاَةٌ !فَقِيْلَ لَهُ: لَوْ اِشْتَرَيْتَ حِمَاراً تَرْكَبُهُ فِي الظَّلْمَاءِ وَفِي الرَّمْضَاءِ. قَالَ: مَا يَسُرُّنِيْ أَنَّ مَنْزِلِي إِلَى جَنْبِ الْمَسْجِدِ، إِنِّي أُرِيْدُ أَنْ يُكْتَبَ لِي مَمْشَايَ إِلَى الْمَسْجِدِ، وَرُجُوْعِيْ إِذَا رَجَعْتُ إِلَى أَهْلِي. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ : قَدْ جَمَعَ اللَّه ُلَكَ ذَلِكَ كُلَّهُ ))
“Ada seorang shahabat Anshor, tiada seorang yang saya kenal rumahnya lebih jauh daripadanya, tetapi ia tidak pernah tertinggal shalat jama’ah di masjid. Maka ia ditegur: Andaikan engkau membeli keledai untuk kendaraanmu di waktu gelap atau panas. Jawabnya: Saya tidak ingin kalau rumahku disebelah masjid, saya ingin perjalananku ke masjid dan kembaliku ke rumah keluargaku tercatat dalam amal kebaikanku. Maka bersabda Nabi Sholallohu’alaihi wa Salam: “Alloh telah mengumpulkan bagimu semua itu.” (HR. Muslim)
Abdullah bin Umar Radhiallohu’anhu berkata, “Kami para sahabat, jika salah seorang di antara kami tertinggal dari shalat jama’ah ‘Isya’ dan Shubuh maka kami menjadi berburuk sangka terhadapnya bahwa ia telah munafik.”
Keutamaan shalat berjama’ah di masjid sangatlah besar, khususnya shalat shubuh dan ‘Isya’. Sahabat ‘Utsman bin Affan Radhiallohu’anhu meriwayatkan :
سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ يَقُوْلُ :(( مَنْ صَلَّى العِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ، وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ ))
“Saya telah mendengar Rasululloh Sholallohu’alaihi wa Salam bersabda: ‘Siapa yang shalat Isya’ berjama’ah, seolah-olah bangun setengah malam, dan siapa yang shalat Shubuh berjama’ah, maka bagaikan shalat satu malam penuh’.” (HR. Muslim)

Demikian besarnya keutamaan shalat berjamaah. Sehingga alangkah ruginya orang yang menyia-nyiakan shalat berjama’ah. Sebagian salaf berkata, “Tidaklah seseorang tertinggal shalat berjama’ah kecuali karena dosa yang ia lakukan.” Abdullah bin Umar Radhiallohu’anhu berkata, “Pada suatu hari Umar Radhiallohu’anhu pergi ke kebun kormanya. Ketika ia pulang ia dapati orang-orang telah selesai shalat ashar. Maka ia berkata, ‘Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Aku tertingal shalat Ashar berjama’ah. Aku persaksikan kepada kalian bahwa kebunku ini aku sedekahkan kepada orang-orang miskin agar menjadi kafarat (penebus) atas apa yang telah aku lakukan’.”
Hatim al-A’sham berkata, “Aku pernah tertinggal shalat berjamaah sekali, maka hanya Abu Ishaq saja yang menta’ziahi (melayat)ku, seandainya anakku yang meninggal tentulah yang menta’ziahiku lebih dari sepuluh ribu orang. Ini karena orang-orang menganggap bahwa musibah agama itu lebih ringan daripada musibah dunia.”sedekap dalam shalat berjamaah

Seperti itu kira-kira keutamaan shalat berjamaah bagi seorang muslim. Jika ada yang perlu ditambahkan atau ada hal yang kliru baik dalam penulisan atau penyampaian, mohon masukannya. Semoga bermanfaat.
Sumber: Buku Saku Fajri FM

About Priana Saputra

Perkenalkan Saya "Priana Saputra". Terimakasih saya ucapkan bagi sobat sekalian yang berkenan mampir ke blog sederhana ini. Harapannya, semoga apa yang saya posting dapat memberikan manfaat bagi siapapun. Jika ada yang ditanyakan atau masukkan yang sekiranya membangun, jangan sungkan untuk di sampaikan baik lewat kotak komentar maupun via FB saya. Terimakaih...
This entry was posted in Fiqih and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s