Dia Pacar Banyak Orang


“Dia cantik sih. Sebagai lelaki normal aku tentu saja menyukainya.Cantik dan pintar. Lulusan luar negri pula.”

“Lalu yang menjadi masalah apa?”

“Dia pacar banyak orang! Yang kubutuhkan seorang istri, bukan perempuan dengan gelar pacar banyak orang!”

“Memangnya dia perempuan yang menjual diri?”

“Dia memang bukan menjual diri. Dia berkecukupan punya pekerjaan tehormat. Tapi ketika bersama rekan-rekannya yang lelaki, dia peluk sana peluk sini. Tidak jarang mereka berkelakuan dan berbicara seolah mereka sepasang kekasih. Dan bukan hanya satu lelaki yang kulihat. Ah ini lebih buruk dari perempuan menjual diri karena mereka bisa jadi beralasan terpaksa karena himpitan ekonomi, tapi dia?? Dia pacar banyak orang meski tanpa kau bayar!”

“Sudahlah jika kau memang tak ingin bersamanya. Tidak perlu menggelarinya seperti itu. Tidak perlu mengatainya seperti itu. Bisa jadi dia sungguh tidak tahu diluar sana lelaki baik-baik sepertimu tidak menginginkannya menjadi istri.”

“Itulah mengapa perempuan tidak hanya butuh ijazah akadamik tapi juga ijazah akhlak! Mereka kelak ibu dari anak-anak kami. Yang kami butuhkan perempuan yang menjadi ibu dan istri.”

“Ya ya..saya mengerti, kami juga tidak butuh seorang pria yang menjadi pacar banyak wanita! Peluk sana peluk sini. Menemani wanita sedih dan kesepian hanya karena rasa iba yang tak kuat, meski bagimu bukan atas nama cinta. Kami tidak butuh suami yang mengidamkan perempuan lain meski hanya di hatinya. Yang kami butuhkan seorang pria yang takut akan pengawasan dan pandangan Allah. Mampu menjadi imam, menuntun keluarganya ke jalan taqwa!”

“Deal!”

About Priana Saputra

Perkenalkan Saya "Priana Saputra". Terimakasih saya ucapkan bagi sobat sekalian yang berkenan mampir ke blog sederhana ini. Harapannya, semoga apa yang saya posting dapat memberikan manfaat bagi siapapun. Jika ada yang ditanyakan atau masukkan yang sekiranya membangun, jangan sungkan untuk di sampaikan baik lewat kotak komentar maupun via FB saya. Terimakaih...
This entry was posted in Cinta Monyet. Bookmark the permalink.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s